bayor cenong dongkel gangsa jaten jompong adeg sanggrah tambur togog
teman-teman ku yang cendekia pada umumnya dan yang anak jakarta pada khususnya,
ada yang tau gak, arti harfiah dari kata2 tsb?
kalo anda2 ada pertanyaan seputar telematika...
sang pakar KRMT Roy Suryo Notodiprojo
roy@indo.net.id
0811-28-2811 / 081-888-2811 0888-110-2811 / 0815-990-2811 081-2828-2811 / 08131-0000-166 Fax : 0274-589440
alhamdulillah
alhamdulillah sepeda desain gw hasil Tugas Akhir kemaren, gw masukin di lomba desain sepeda Polygon tahun ini, dan masuk final 16 besar. alhamdulillahtapi gw mohon dukungannya buat polling di website Polygon. pilih sepeda desain gw, Maribike (no.6) disini http://www.polygoncycle.com/BDC07poll.phpsuara yang terbanyak dapet juara favorit nah nanti tanggal 11 september mau presentasi, penjurian dan pamerannya di campus centre ITB buat nentuin juara 1-2-3 nya, dengan hadiah utama.. 15 yuta rupiah mohon dukungan dan doa restunya ya.. cihuyy... trims...
waktu itu gw mengobrol sama mas aghni tentang fobia, dan ternyata dia takut sama tarantula yang punya tetangganya yang segede telapaktangannya. trus gw nyari-nyari gambar tarantula, ini yang gw dapat. deep-fried tarantula  ada yang pernah makan? rasanya apa? geli deh..
ingat kah kalian lagu yang liriknya berisi "kita harus menang, siapa saja lawan, kita maju terjang," gitu2 yang maksudnya mendukung atlet indonesia?
nah, suatu hari tepatnya hari rabu beberapa minggu yang lalu, kantor gw (pabrik sepeda Polygon) menerima order dari tim atlet pelatnas (cabang bersepeda tentu saja bung), yaitu empat biji sepeda Polygon Helios karbon dengan drivetrain Shimano Dura ace. sepeda balap hi end kita.. yah, bagus 2 ..
buat kapan? buat hari jumat! (buat yang ga jago hitung2an, itu artinya lusanya)soalnya mau dikirim ke jkt jumat itu dan dipake hari senin di Malaysia!
selesai sih dikerjain sama R&D langsung, ga lewat production line, lembur2 dikit. tapi kok gitu ya? apa mereka lupa mikirin pake sepeda apa pas nanti balapan.buat atlet, sepeda itu harus lebih di custom fit, harusnya mereka udah mikirin size sepedanya terhadap antropometrinya, rasio gigi-gigi drivetrainnya dll.
mudah2an menang lah..
saya bukan penyembah berhala atau penganut dinamisme, cuman baru sadar hal ini beberapa waktu terakir
kasus 1. gary fisher (bapak mountain bikes, CEO Fisher bikes) bilang, "does bike have soul?only if the rider does". sebagaimanapun Gary Fisher bikin sepeda, dia tidak akan menaruh jiwanya pada sepeda bermerk Gary Fisher. dia bilang, " if i put my soul to Fisher bike, there isnt any room for u to put yours"
kasus 2. Dave Murray, gitaris iron maiden, memakai stratocaster 57 bekasnya Paul Kossoff, gitarisnya Free setaun setelah kossoff meninggal. sekarang gitar itu udah jadi "gitarnya Murray" karena jiwa kossof udah keluar dari gitar itu, walopun murray beli gitar itu karena itu bekasnya kossof, idolanya murray, yang tadinya dalam gitar itu terdapat jiwanya kossoff.
kasus 3. kalo kita punya gitarnya Jimi Hendrix, dan memainkannya, yang mungkin terjadi adalah membuat jiwanya Jimi masuk ke kita, bukan sebaliknya. dia malah menyurupi kita, bukan sebaliknya. aneh ya padahal kan kita gitarisnya. bahkan mungkin kita akhirnya bakar gitar itu kaya yang jimi lakukan. kalo kita ga membiarkan diri kita disurupin gitar itu, ya kayak kasus 2, mungkin gitar kita cuman jadi gitar biasa.
kasus 4. pembuat samurai, empu pembuat keris benar2 membuat nya pake darah dan air mata, well literally sometimes, tapi si senjata tajam itu masih bisa dimasuki jiwa samurai atau pendekarnya. ini hebat, pembuatnya tau jatah, seberapa banyak jiwanya boleh dimasukin ke benda itu, karena tau dia bukan end usernya. (jadi inget pedangnya Hattori Hanzo, Kill Bill, bikin pedang khusus buat bunuh bill, padahal pedang kan cenderung sama aja bikinnya, tapi karena special buat bunuh bill, pedang ini jadi masterpisnya Hanzo)
Kasus 5. barang2 disekitar kita udah punya jiwanya tanpa disadari, karena benda itu sangat dicintai secara dalam oleh orang yang berinteraksi sama benda itu. spt, motornya soleh, kameranya dana, polypopnya ewok. yang pasti kita harus mencintai benda2 yang suka kita pakai, karena kalo udah ada jiwa kita di benda itu, pasti makenya enak
kasus 6. semua orang make converse all star, belinya juga di sport station dsb.tapi udah berapa bulan dipake, keliatan bedanya, ini sepatu si A rusak disini. sepatu si B kotor talinya. sepatu si C bolong kena sesuatu, dst..keliatan sepatu ini emang punya dia.
nah, kalo kita di endors perusahaan buat make benda, kadang2 malah susah masukin jiwa kita kesana, karena dipaksa ganti2. ibarat dikasih vocer ke rumah bordil, tapi ga boleh ada yang dikawinin. ketika benda dibuat perusahaan buat massproduct, perusahaan itu cuman bisa mem'pre-load' jiwa itu, padahal ga ada jiwanya, kaya barang biasa. mungkin contohnya : Air Jordan
sebenernya mungkin mirip kayak gini, karakter kita keliatan di karakter pacar dan sebaliknya..
ada yang tau ga sekarang propinsi indonesia ada berapa? gw ga tau nih. however, setau gw ya, di pulau jawa sekarang ada 6. DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, sama Banten.
kira2 kalo bikin band pada megang alat apa ya?
mungkin :
DKI pada vokal Jatim pada Lead guitar Jabar pada Guitar sekaligus pencipta lagu DIY pada Drums Jateng pada Bass dan pendatang baru Banten pada keyboard dan backing vocal
kenapa, oh kenapa setiap kaki ini melangkah ke dunia cyber, teman2 ku malah bersembunyi. warnet terdekat kan jauh dari kosan dan kantor gw...harus jalan kaki 300m trus naik angkot bayarnya 2000 (itu kayak dari ITB ke flashy jalan kaki, trus naik angkot ke lengkong)...jauh..
| |